KulKulBali.co

Yang Umum, Umumnya Semakin Memprihatinkan

dalam Inspirasi & Renungan

👤261 read komentar 🕔08 Jul 2017
Yang Umum, Umumnya Semakin Memprihatinkan - kulkulbali.co

Umum adalah sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang dapat mempunyai arti pada hal-hal yang sudah terbiasa terjadi dalam masyarakat atau lumrah, ada pula yang menyatakan bahwa umum artinya orang kebanyakan, serta umum juga dapat berarti untuk orang kebanyakan atau bertujuan untuk masyarakat. Umum yang dimaksud di dalam pembahasan ini apakah mengenai permasalahan Pemilihan Umum yang sedang hangat-hangatnya dibahas di beberapa media massa saat ini? Tentu tidak. Tulisan ini tidak akan mengarah kesana tetapi umum yang akan dibahas di dalam artikel ini adalah mengenai pengertian umum yang paling terakhir yakni umum yang berarti untuk orang kebanyakan atau bertujuan untuk masyarakat. Umum yang akan dibahas ialah khusus mengenai Fasilitas Umum.

Semua makhluk hidup memerlukan fasilitas umum yang memadai. Fasilitas umum berbeda dengan fasilitas sosial. Fasilitas umum adalah sarana dan prasarana yang disediakan dan dibangun oleh pemerintah yang digunakan untuk kepentingan umum dan dimiliki bersama oleh seluruh anggota masyarakat. Beragam bentuk fasilitas umum ialah antara lain, seperti jalan, angkutan umum, saluran air, jembatan, halte, alat penerangan umum, jaringan listrik, trotoar, tempat pembuangan sampah, toilet umum dan lain sebagainya. Sedangkan fasilitas sosial adalah fasilitas yang disediakan oleh pemerintah atau swasta untuk masyarakat demi memenuhi fungsi sosial tertentu seperti tempat untuk beribadah, pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, tempat olahraga, pasar, makam, lapangan umum, taman dan lain sebagainya. Fasilitas umum merupakan suatu kebutuhan dasar dalam kehidupan bermasyarakat sedangkan fasilitas sosial merupakan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

Karena tulisan ini mengkhusus mengenai fasilitas umum, sekarang mari kita coba sebutkan fasilitas umum yang ada di lingkungan sekitar kita! Bagaimana kondisinya? Bagaimana kebersihannya? Apakah dalam keadaan baik, buruk, ataukah rusak? Tentu di beberapa tempat yang sudah baik kondisinya atau akan menyatakan baik namun kembali berbicara mengenai “umumnya” tentu banyak yang saat ini kondisinya memprihatinkan. Memprihatinkan ialah gambaran bagi kondisi fasilitas umum sebagai suatu fasilitas yang dibuat untuk masyarakat umum tetapi tidak dapat dijaga dan dirawat dengan baik sehingga fasilitas tersebut kotor, terbengkalai, rusak dan tidak nyaman untuk digunakan. Hal ini mungkin menjadi pemandangan yang sudah biasa di beberapa tempat.

Membangun sesuatu hanyalah langkah pertama, langkah berikutnya adalah bagaimana mengelola dan memelihara apa yang telah dibangun dengan baik. Bagitu pula halnya dengan fasilitas umum, tidak jarang ditemukan fasilitas umum yang dibangun atau disediakan dengan mengeluarkan biaya yang sangat besar namun ternyata kurang dirawat atau dijaga kualitasnya oleh pemerintah dan masyarakat, hal ini menuntut adanya langkah-langkah berikutnya dari segi pemeliharaan dan pengelolaan agar nyaman dan tetap dapat dirasakan oleh masyarakat manfaat dari adanya pembangunan tersebut. Mungkin bagi sebagian besar orang akan kritis menyalahkan pemerintah dan menilai bahwa ini adalah sebagai kesalahan pemerintah semata. Iyaa bisa memang demikian, namun bila dilihat dan dipahami lebih dalam tentu ada peran masyarakat juga yang menyebabkan keadaan fasilitas tersebut memprihatinkan.

Berikut ialah beberapa contoh fasilitas umum yang sering mendapatkan keluhan dari masyarakat diantaranya adalah mengenai:

  1. Toilet umum undefined

Sarana umum yang satu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Fasilitas ini sangat mudah ditemui di tempat-tempat umum. Pada saat awal dibangun, kehadiran fasilitas ini tentu kondisinya bagus, sangat bersih dan menyenangkan untuk digunakan. Namun setelah itu, mayoritas kondisi fasilitas umum yang satu ini tidak terawat dengan baik. Banyak yang rusak tidak berfungsi, kotor penuh sampah, dinding penuh coretan tangan jahil, saluran airnya tersumbat sehingga meluap mengeluarkan bau tidak sedap, dan di beberapa tempat bahkan sama sekali tidak terawat. Akibatnya tentu masyarakat sendiri akan tidak nyaman ketika menggunakan fasilitas umum ini.

 

Kerusakan pada toilet umum tidak jarang terjadi karena ulah masyarakat yang kurang bijak dalam menggunakan fasilitas ini dengan membuang sampah baik berupa: tisu, puntung rokok, pakaian bekas, ataupun pembalut ke dalam lubang saluran pembuangan yang menyebabkan saluran air tersumbat dan akhirnya meluap lalu diperparah pula dengan tangan-tangan jahil seseorang yang sebagian besar didominasi oleh generasi muda dengan menjadikan tembok toilet umum sebagai “kanvas” untuk berkreasi yang tidak pada tempatnya. Kondisi Toilet umum yang bersih dan nyaman sangatlah dibutuhkan apalagi bagi Bali yang merupakan daerah favorit tujuan wisata. Wisatawan memang berkunjung ke objek-objek wisata, tapi begitu mereka lihat toilet umumnya jorok mereka akan merasa tidak nyaman dan bisa saja kapok untuk berkunjung kembali.

  1. Trotoar undefined

Kondisi fasilitas umum ini juga perlu diperhatikan. Saat ini banyak fasilitas bagi pejalan kaki ini yang rusak, jebol, retak, dan bahkan pada musim hujan gotnya juga meluap di sejumlah lokasi. Diharapkan agar pemerintah memperhatikan fasilitas ini dan memperbaiki kerusakannya serta bagi masyarakat pun diharapkan ikut serta menjaga agar fasilitas ini tetap dalam kondisi baik contohnya menggunakan fasilitas ini sesuai fungsinya yaitu khusus untuk berjalan kaki bukan untuk berjalannya kendaraan bermotor atau lapak tempat berjualan sebagai pedagang kaki lima di atasnya. Keberadaan trotoar di kota itu sangat penting bagi pejalan kaki. Terlebih saat lalu lintas kendaraan cukup padat. Tidak mungkin warga menggunakan badan jalan untuk berjalan kaki karena hal tersebut akan sangat membahayakan keselamatan mereka.

 

  1. Jalan umum undefined

Jalan adalah akses menuju tempat yang kita inginkan. Saat ini jalan rusak merupakan masalah serius yang dihadapi beberapa daerah di Indonesia khususnya di Bali. Cukup banyak ruas jalan utama provinsi, jalan antar kabupaten maupun jalan di dalam lingkungan pedesaan yang kini kondisinya rusak, berlubang disana-sini, bergelombang bahkan sangat susah sekali untuk dilalui oleh kendaraan bermotor padahal dulu kondisinya mulus sekali saat baru diaspal ataupun dibeton. Selain karena faktor usia pakai jalan, kerusakan pada kondisi jalan juga kerap diakibatkan oleh ulah masyarakat sendiri yang tidak ikut menjaga dan merawat kondisi jalan tersebut. Banyak masyarakat yang tidak menyadari akibat ulahnya sendiri bisa pula mengakibatkan fasilitas umum ini cepat rusak. Contohnya masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Tentu akan mengakibatkan banjir, iya bukan? Tetapi tidak hanya itu saluran air di pinggir jalan pun akan tersumbat lalu air akan meluap ke jalanan. Akibatnya tiada lain luapan air tersebut akan menggerus tekstur jalan dan lama-kelamaan jalan akan berlubang dan amblas. Lalu ada fakta bahwa jalan pun memiliki batas ambang beban yang dapat ditampung diatasnya, namun banyak masyarakat yang mengabaikan hal tersebut dengan tetap mengendarai kendaraan melebihi beban yang ditentukan sehingga mengakibatkan jalan tersebut akan menjadi bergelombang dikarenakan ada struktur tanah yang turun dan melengkung.

Keadaan ini haruslah cepat ditangani dengan baik. Pemerintah harus mengambil kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, segera lakukan perbaikan jalan disertai perbaikan infrasturktur pendukungnya seperti sistem drainase dan perlu dikontrol pula beban kendaraan yang melintas. Bisa dibayangkan apakah kita akan nyaman melalui jalanan yang rusak tersebut? Tentulah tidak nyaman. Jalan rusak tentu akan memicu tingginya angka kecelakaan dan akan menghambat perjalanan untuk sampai ke tempat tujuan.

 

  1. Saluran Air undefined

Saluran air adalah saluran untuk menyalurkan air pembuangan dan/atau air hujan untuk dibawa ke suatu tempat agar tidak menjadi masalah bagi lingkungan dan kesehatan. Fasilitas umum yang satu ini juga sering sekali mendapatkan keluhan dari masyarakat. Fasilitas ini kerap dijadikan kambing hitam sebagai penyebab terjadinya banjir karena airnya meluap dan berbagai wabah penyakit contohnya DBD (demam berdarah dengue). Kondisi saluran air atau drainase di beberapa tempat banyak yang kurang mendapatkan perhatian seperti kotor, tersumbat, dan mengalami pendangkalan. Perbaikan saluran air atau sistem drainase harus segera dilakukan untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan dan diharapkan pula supaya masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.

 

  1. Angkutan Umum undefined

Angkutan umum adalah sarana trasportasi yang disediakan pemerintah guna memindahkan orang dan/atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan membebankan biaya pembayaran jasa bagi para penggunanya. Angkutan umum dapat berupa angkutan darat, angkutan udara, dan angkutan laut. Keberadaan angkutan umum milik pemerintah ini diharapkan menjadi salah satu alternatif pemecahan masalah yang dihadapi hampir semua kota besar di dunia yaitu kemacetan akibat tingginya tingkat kepemilikan kendaraan pribadi yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Selain itu angkutan umum juga dapat mendukung program pemerintah untuk mengurangi polusi udara sebab jika setiap orang menggunakan kendaraan pribadi, maka jumlah zat polusi di udara akan sebanding dengan jumlah manusia. Lain halnya jika banyak orang menggunakan kendaraan atau angkutan umum. Satu kendaraan umum mampu mengangkut lebih dari satu penumpang dan sangat membantu mengurangi polusi udara. Eksistensi keberadaan angkutan umum ini di Indonesia banyak dikeluhkan oleh masyarakat dikarenakan ketidaknyamanan terhadap pelayanan yang didapat, lingkungan didalam kendaraan tersebut yang kotor, kendaraan umum yang mengangkut penumpang dan barang melebihi standar kapasitas daya tampungnya, yang tidak layak jalan tetap dipaksakan digunakan, dan lain sebagainya.

Demikianlah gambaran secara garis besar kondisi serta kualitas fasilitas umum disekeliling kita yang sering mendapatkan keluhan dari masyarakat, Kita menyadari bahwa buruknya fasilitas umum merupakan salah satu masalah sosial yang mestinya mudah untuk diatasi. Mengapa mudah? Karena hanya tinggal dijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Tetapi hal tersebut akan terasa sulit apabila kesadaran untuk itu hanya dimiliki oleh segelintir orang saja. kemudian bagaimana solusi untuk  menanggulanginya?

Sebenarnya selain pemerintah dapat membuat aturan yang berisi sanksi tegas untuk mengatur masyarakat supaya bijak menggunakan fasilitas umum, secara sederhana sekali solusinya ialah rasakan bahwa fasilitas umum tersebut adalah milik kita atau tanamkanlah pola pikir “rasa memiliki fasilitas umum”. Logikanya jika kita memiliki sesuatu, anggaplah sebuah barang kesayangan seperti motor. Dengan rasa memiliki yang kita miliki terhadap motor tersebut, kita akan menjaganya dengan baik, rajin membersihkannya, rajin melakukan servis dan perawatan berkala agar tetap nyaman untuk digunakan. Seperti pada kasus toilet umum, jalan umum, trotoar, saluran air, angkutan umum dan lain sebagainya. Jika rasa memiliki ibarat motor pada contoh tersebut dapat diterapkan dengan baik oleh semua orang maka fasilitas umum yang tersedia akan jauh dari kata rusak, ktor dan tidak terawat sehingga membuat siapapun merasa nyaman untuk menggunakannya. Fasilitas umum tersebut dibangun dari keuangan negara yang bersumber dari pembayaran pajak dan retribusi yang kita lakukan kepada negara sehingga memang ini adalah milik kita. Tentunya ini mekanisme dari kita, oleh kita, dan kembali untuk kita.

Jadi marilah introspeksi diri masing-masing. Sudahkan kita menjalankan peran kita dengan baik? Pemerintah maupun masyarakat sama-sama memiliki peran dalam menyikapi kondisi fasilitas umum yang ada. Pemeliharaan fasilitas umum adalah tanggungjawab bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah yang membangun atau menyediakan untuk tetap melakukan perawatan dan pembenahan fasilitas umum tapi juga masyarakat yang mempergunakan supaya mau ikut serta peduli dalam pemeliharaan agar tidak semaunya sendiri menggunakan fasilitas umum. Jadi kembali kuncinya adalah kesadaran dan mari kita sama-sama sepakat untuk bijak mempergunakan dengan baik fasilitas umum yang tersedia dan mari sepakat berjanji untuk dapat merubah judul dari tulisan ini dari “yang umum, umumnya semakin memprihatinkan” menjadi “yang umum, umumnya semakin menyenangkan” karena kita akan merasa senang pada keamanan, keasrian serta kenyamanan yang kelak selalu ditawarkan oleh fasilitas umum. Terima Kasih.

undefined

Selamat mencoba….

Editor : Dewa Made Cakrabuana Aristokra

Komentar

kulkulbali.co

Twitter

Facebook