KulKulBali.co

Hitam Putih Cinta

dalam Inspirasi & Renungan

👤3135 read komentar 🕔27 Oct 2014
Hitam Putih Cinta - kulkulbali.co

Langit masih biru tanpamu.

Air Laut masih asin tanpamu.

Tanpamu semua baik-baik saja.

Kurang lebih itulah yang tertulis di status salah satu akun Facebook, saat aku membuka halaman utama Facebook. Kuperhatikan lebih seksama, ternyata itu akun milik sepupuku.

Dia sedang patah hati.

Seingatku dia sudah 7 tahun menjalin hubungan dengan kekasihnya, yang kini telah berstatus sebagai mantannya. Tidak kusangka, akhirnya mereka putus. Aku adalah salah satu dari sebagian besar orang yang mengira hubungan mereka akan berlanjut ke pelaminan.

Sampai saat ini, tidak ada tanda-tanda mereka akan rujuk kembali.

Sebagai keluarga, melihat umur hubungan mereka, serta hubungan kedua keluarga yang sudah sangat akrab, pasti cukup kecewa. Wajar. Tapi itu sudah pilihan mereka, dan ini adalah jalan yang harus mereka lalui. Aku hanya bisa mendoakan, dan berharap mereka bisa banyak belajar dari kejadian ini.

undefined

Sumber Foto

Aku buka lagi tab Facebook, kali ini aku melihat status gadis remaja yang sedang kasmaran.

You always call me to share your

love and your call is like a drugs

for our (long distance)

relationships ♥

Kalimat yang ia tulis benar-benar merepresentasikan remaja yang sedang berbunga-bunga. Aku pun ikut tersenyum, seperti ikut merasakan kebahagaiannya.

 undefined

Sumber Foto

Kadang-kadang aku suka berpikir, hebat ya cinta itu, bisa membuat orang melayang terbang setinggi-tingginya, dan di lain waktu mampu menghempaskannya jatuh, jauh hingga ke dasar yang paling dalam.

Pernah merasakan patah hati? Kalau pernah, berarti kamu juga pernah merasakan manisnya jatuh hati.

Ya itulah hidup, kita tidak bisa melawan roda kehidupan. Jika kamu saat ini di atas, maka suatu saat kamu akan pernah merasa di bawah. Persis seperti gambaran di atas, jika kamu pernah merasakan manisnya jatuh cinta, di waktu yang lain kamu akan merasakan pahitnya patah hati. Dari sinilah aku mencoba mencari sesuatu yang kuanggap banyak orang-orang belum sadari.

Ada 3 tahapan yang akan kamu lalui dalam sebuah petualangan asmara, yaitu "tertarik", "mencintai", dan "patah hati".

Ketika kamu mulai tertarik pada seseorang, percayalah hal itu terjadi bukan karena kehendakmu. Otak dan hatimu saat itu sedang bekerja secara tidak sinergis, sehingga kadang-kadang rasa tertarik itu tidak bisa dilogikakan. Itu berjalan secara auto-pilot, jadi tidak usah mencoba untuk menolaknya, karena itu melawan sistem dan hanya akan makin membuatmu tersiksa.

 undefined

Sumber Foto

Mencintai seseorang itu proses. Proses untuk belajar lebih pengertian, lebih bisa mengatur waktu berdua, lebih dewasa, dan mengerti bahwa menyatukan 2 individu itu tidak mudah. Di sisi lain, mencintai itu (menurutku) adalah anugerah. Nikmatilah. Karena ketika kamu memiliki perasaan ini, kamu seperti sedang menggunakan ganja. Walaupun aku tidak tahu rasa ganja itu seperti apa, tapi menurut cerita, rasanya membuatmu berpikir semua yang di sekitarmu terlihat indah.

 undefined

Sumber Foto

Patah hati? Patah hati itu adalah risiko. Risiko dari proses yang kamu jalani, yaitu mencintai seseorang. Inilah yang orang jarang sadari. Masih banyak yang memiliki mind set, patah hati adalah sebuah kegagalan. Sehingga saat mereka mengalami patah hati, mereka akan menjadi terpuruk dan merasa menjadi seorang pecundang. Tak jarang mereka merusak diri dengan melakukan hal-hal bodoh, yang biasanya tidak pernah dilakukan, dan (bodohnya) mereka menganggap itu bisa menguatkan mereka.

 undefined

Sumber Foto

Jika kamu sudah memutuskan untuk jatuh hati, maka kamu harus sadar akan melewati 3 tahap di atas. Hanya masalah waktu, cepat atau lambat. Oleh karena itu kamu harus paham ketiganya, tidak boleh hanya sebagian, tapi harus semuanya.

 

what’s the point?

Kebanyakan orang tidak pernah belajar ataupun diajarkan tentang patah hati sebelum mereka memasuki dunia asmara. Kebanyakan orang-orang hanya mempelajari 2 tahap awal, yaitu tertarik dan mencintai. Mereka melupakan tahap paling menentukan dalam siklus ini, yaitu patah hati.

Para ahli investasi selalu mengungkapkan dalam setiap buku investasi mereka, “high risk, high return”. Aku menterjemahkannya sebagai, sesuatu yang memberikan tingkat pengembalian yang tinggi, memiliki tingkat risiko yang tinggi pula.

Bila kita hubungkan teori investasi tersebut pada hubungan asmara, maka sudah sewajarnya orang yang berani memutuskan untuk jatuh hati, HARUS sadar bahwa mereka memiliki risiko untuk patah hati.

 

jatuh hati, memiliki, kehilangan, dan patah hati. Siklus yang tidak bisa kita hindari.

 

Setelah melihat kenyataan, bahwa tidak ada hubungan yang berakhir pada kebahagiaan abadi, dengan kata lain PASTI berujung pada patah hati, masih perlukah kita jatuh hati?

Semuanya adalah pilihanmu. Tapi, bagiku masih perlu. Kamu boleh saja berpikir semua sia-sia, tapi pendirianku akan tetap merasa jatuh hati itu perlu…walaupun aku akan patah hati. Cepat atau lambat.

Aku tetap memilih untuk jatuh hati karena di sana aku akan belajar menjalin hubungan asmara yang dewasa, belajar sama-sama saling mengerti, belajar berbagi, belajar memanajemen waktu bersama, belajar saling melengkapi satu sama lain, dan yang paling penting adalah belajar untuk ikhlas bahwa suatu saat aku akan kehilangan dia.

 

jatuh hati, memiliki, kehilangan, dan patah hati. Semua hal itu adalah belajar.

 

Aku tidak bisa menghindari patah hati, tapi aku bisa menundanya, dan memilih jalan perpisahan itu. Entah perpisahan itu terjadi karena keegoisan kita berdua, atau pun bukan karena kehendak kita berdua (kematian, tidak direstui, dll).

Jika cinta diibaratkan sebuah kompetisi atau olimpiade, maka trophy kemenanganmu ditentukan bukanlah dari memiliki pasanganmu selamanya. Namun bagaimana dirimu bisa menyadari, memahami, dan mampu mengontrol dirimu, tentang risk dan return sebuah hubungan.

Tentang kenyataan, bahwa sebuah hubungan bisa mendatangkan kebahagiaan……..namun itu tidak kekal.

Editor : Gusti Ngurah Indrakusuma
Topik : #cinta, #galau

Tentang Penulis

Maha Dwija Santya

Butuh pawang hujan sekitar Denpasar? Silahkan kontak: @maha_dwija

Lihat Semua Artikel 🌎Lihat Profil Facebook

Komentar

kulkulbali.co

Twitter

Facebook