KulKulBali.co

[#JBK2016] Penghargaan Prestisius untuk Kota Serombotan

dalam Kabar > Klungkung

👤1369 read komentar 🕔29 Apr 2016
[#JBK2016] Penghargaan Prestisius untuk Kota Serombotan - kulkulbali.co

Tulisan karya Adi Sanjaya, finalis Bagus Klungkung 2016, yang kini masih berstatus siswa di SMA Negeri 2 Semarapura.

Kondisi lingkungan mencerminkan masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut. Lingkungan yang bersih akan memberi banyak manfaat bagi kehidupan, namun sebaliknya lingkungan yang kotor akan memberi dampak yang merugikan bagi masyarakat.

Kata-kata tersebut mewakili pikiran saya dalam membuat artikel ini. Masih ingatkah anda, tahun berapa Klungkung terakhir menyabet gelar Kota Adipura ? Namun, sebelumnya mungkin sebagian dari readers masih belum tau, apa sih Adipura itu? Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dalam melaksanakan kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia tanggal 5 Juni.. Peserta program Adipura dibagi ke dalam 4 kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu kategori kota metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa), kota besar (500.001 - 1.000.000 jiwa), kota sedang (100.001 - 500.000 jiwa), dan kota kecil (sampai dengan 100.000 jiwa). Klungkung masuk dalam kategori kota kecil.

Kabupaten Klungkung yang tergolong kota kecil meraih trofi Adipura untuk predikat kota kecil bersih di Indonesia. Penghargaan kota bersih ini diraih Kabupaten Klungkung secara berturut-turut sejak tahun 2005 hingga 2010. Selain peran petugas kebersihan dan seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Klungkung, ini juga berkat kepedulian seluruh lapisan masyarakat, sehingga penghargaan dalam bidang kebersihan ini diraih Kabupaten Klungkung secara berturut-turut sebanyak enam kali. Sungguh prestasi yang sangat membanggakan, bukan ?

Namun, selepas tahun 2010 Kabupaten Klungkung tidak lagi meraih trofi Adipura tersebut. Sejak tahun 2011 hingga 2015 kemarin, Klungkung terus mengalami ulang tahun dalam kegagalannya meraih gelar kebersihan lingkungan tersebut. Kok bisa sih ? Ada beberapa alasan, diantaranya lingkungan perumahan yang belum terjaga, lingkungan pasar yang tidak terjaga kebersihan toiletnya. Belum lagi masalah TPA Sente yang berada di Dawan sudah sangat jauh dari kondisi ideal. Masalah yang paling serius adalah rendahnya partisipasi dan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, dimana peran masyarakat disini sangat penting dalam kebersihan lingkungan. Adipura ini tak sekedar memperoleh trofi, tapi juga bisa menciptakan hidup yang sehat.

Maka dari itu, di tahun 2016 ini Kabupaten Klungkung mulai berbenah dengan menjalankan beberapa program untuk menata lingkungan agar menjadi lebih baik lagi. Di antaranya ada program Gema Bestari (Bersih, Indah, Lestari) yang menjadi unggulan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Klungkung.

Selain itu, ada program yang sangat unik dan menarik perhatian saya, yaitu program “Selamat Tinggal Sampah Plastik”. Program ini dilakukan dengan pembuatan ecobrick.Pada belum tau ecobrick, kan ? Ecobrick adalah sebuah produk hasil pemikiran pemerhati lingkungan Russel Maier dari Kanada, yang memanfaatkan botol plastik bekas yang  diisi sampah-sampah plastik hingga penuh, kemudian dipadatkan sampai menjadi keras. Setelah itu, dirangkai dengan lem dan dibentuk menjadi bahan baku kursi, meja dan lain sebagainya.

Aksi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten  Klungkung untuk memerangi sampah plastik. Program ini turut mendukung program aksi Gema Santi yang sedang digalakkan Pemkab Klungkung, untuk menjadikan masyarakat agar santun dan inovatif, melalui praktik metode ecobrick ini.

Klungkung juga sudah menerapkan program dari pemerintah pusat yaitu kantong plastik berbayar. Program ini juga sangat mendukung untuk melanjutkan program sebelumnya. Setelah melakukan Ecobrick sebagai wujud reuse yaitu menggunakan kembali sampah plastik dan juga sebagai wujud recycle yaitu mendaur ulang sampah plastik, kali ini Pemkab Klungkung melaksanakan kegiatan reduce yaitu mengurangi penggunaan plastik dengan menerapkan program kantong plastik berbayar. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat Klungkung setidaknya sudah menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Dengan program-program tersebut semoga di tahun 2016 ini, Kabupaten Klungkung kembali meraih trofi Adipura, karena jika lingkungan sudah bersih maka akan berdampak positif juga di sektor pariwisata. Para wisatawan yang berkunjung ke Klungkung akan merasa nyaman jika lingkungan sudah bersih dan rapi. Maka dari itu, sebagai masyarakat Klungkung dan sebagai kawula muda utamanya, kita diharapkan bisa menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan Klungkung yang Bestari (Bersih, Indah, Lestari).

Kalau bukan kita, siapa lagi ?

 

Sumber refrensi:

http://arti-definisi-pengertian.info/pengertian-arti-adipura/

http://www.klungkungkab.go.id/index.php/baca-berita/4468/Kategori-Kota-Kecilkoma-Klungkung-Kembali-Raih-Adipura

http://www.klungkungkab.go.id/index.php/baca-gema-santi/6907/Bupati-Suwirta-Launching-Program-Selamat-Tinggal-Sampah-Plastik-di-TPA-Sente

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a4/Ecobricks-are-bottles-packed-with-non-biological-waste.jpg

Editor : Maha Dwija Santya

Komentar

kulkulbali.co

Twitter

Facebook