KulKulBali.co

[#JBK2014] Mempertahankan Konsep BALI (Budaya, Agama, Luhur, dan Indah) dalam Era Globalisasi

dalam Inspirasi & Renungan

👤2510 read komentar 🕔01 May 2014
[#JBK2014] Mempertahankan Konsep BALI (Budaya, Agama, Luhur, dan Indah) dalam Era Globalisasi - kulkulbali.co

Tulisan ini adalah karya Ari Rusdyana, Finalist Bagus Klungkung 2014. Karena sifatnya kompetisi, editor melakukan pekerjaannya dengan seminimal mungkin. Yay! Selamat menikmati

(kulkulbali)

 

Konsep BALI yang pertama yakni budaya, merupakan salah satu daya tarik wisatawan mancanegara maupun domestik. Kebudayaan Pulau Bali sesungguhnya menjunjung tinggi nilai-nilai keseimbangan dan harmonisasi mengenai hubungan manusia dengan Tuhan (parhyangan), hubungan sesama manusia (pawongan), dan hubungan manusia dengan lingkungan (palemahan), yang tercermin dalam ajaran Tri Hita Karana (tiga penyebab kesejahteraan). Apabila manusia mampu menjaga hubungan yang seimbang dan harmonis dengan ketiga aspek tersebut maka kesejahteraan akan terwujud.

Konsep BALI yang kedua yakni agama, agama Hindu yang merupakan agama tertua di dunia dimana ajaran Ketuhanan (theology) dalam agama Hindu disebut Brahma Widyā. Dalam Brahma Widyā dibahas tentang Tuhan Yang Maha Esa, ciptaanNya, termasuk manusia dan alam semesta. Sumber ajaran Brahma Widyā ini adalah kitab suci Veda. Dari Vedalah semua ajaran Hindu mengalir. Semua ajaran bernafaskan Veda, walaupun sering dalam penampilannya berbeda-beda. Semangat Veda meresapi seluruh ajaran Hindu. Ia laksana mata air yang mengalir terus melalui sungai-sungai yang panjang sepanjang abad, melalui daerah-daerah yang amat luas. Karena panjangnya masa, luasnya daerah yang dilaluinya, wajahnya dapat berubah namun intinya selalu sama di mana-mana. Hal inilah yang membuat Bali melalui agama Hindu dikenal di seluruh dunia.

Konsep BALI yang ketiga yakni luhur. ”Luhur” berarti tinggi atau mulia yang didalamnya terkandung pesan sikap mental dan nilai yang mengandung kebaikan dan hal terpuji. Hal ini dimaksudkan bahwa Bali terwujud oleh keluhuran budi umatnya sehingga dengan keluhuran ini alam Bali penuh karismatik yang secara langsung maupun tidak langsung menjadi pesona untuk menarik wisatwan mancanegara maupun domestik untuk datang ke Pulau Bali.

Konsep BALI yang keempat yaitu indah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Indahnya Pulau Bali yang berhiaskan keagungan pura, alam yang hijau, hamparan sawah serta pantai dengan pasir putih yang mempesona menjadi pemikat para wisatawan untuk datang ke Pulau Bali.

Apabila keempat konsep ini dapat dipertahankan dan dilestarikan maka pada era globalisasi (era tanpa batas) bali tetap lestari dan akan tetap menjadi daerah tujuan wisata. Hal sebaliknya jika kita lalai akan Bali maka pengalaman tahun 2009 dimana tari pendet pernah diklaim oleh Malaysia sebagai miliknya akan terulang kembali. Untuk itu sebagai generasi muda bangsa marilah memahami konsep BALI sehingga nantinya menjadi lestari.

 

undefined

 

Referensi:

Titib, I Made, 1996. Weda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan. Surabaya Paramita.http://uniknya.com/2012/06/5-budaya-indonesia-yang-diklaim-malaysia-bagian-i/

Editor : Dewa Made Cakrabuana Aristokra
Topik : #jbk2014

Komentar

kulkulbali.co

Twitter

Facebook